Sabtu, 17 Mei 2014

Andalus Lah Namanya

Ada sebuah kalimat "The Real Man Wear Aprons", lantas bagaimana dengan logat Rudi Chaerudin? 

Mungkin tato chef Juna yang menjadi landasan terciptanya kalimat ini, atau bahkan jemari telunjuk pak Bondan yang bertemu dengan jari jempolnya membentuk bulatan sambil berucap “maknyus”.

Apapun itu, saat ini hampir tiap malam aku menggunakan Aprons atau dalam bahasa kerennya Celemek disebuah tempat yang menjadi ladang kreatifitasku dalam hal lainnya selain bermusik dan berjoget. Yaa, aku belajar masak, belajar mencampurkan rasa asin, asam, manis, pedas dan bahkan pahit dalam satu komposisi sajian dan rasa yang menarik.

Tidak jauh dari hal yang dulu sering aku lakukan, menyelaraskan gitar, bass, drum dan vokalis dalam satu alunan musik yang asik. Bagiku Musik dan Masak adalah kata yang hampir sama, dan di Andalus lah tempat aku berkarya dengan segala yang ada.

NOTED "kapan-kapan aku masakin kari ayam dan Roti Naan untukmu ya de, sama kaya waktu itu kamu selalu mengisi tempat makanku sambil berharap aku habiskan makanan hasil masakanmu. Aku Koki loh sekarang, walaupun ga sekeren chef Juna atau se macho mas Rudi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar