Sabtu, 24 Mei 2014

Retta


She's got you high and you dont ever know yet
She's got you high and you dont ever know yet

Petikan lagu dari band Indie asal Inggris yang bernama Mumm - Ra (Bukan nama mummy dari Mesir) perlahan terdengar di kamar kosan daerah Kaliurang Jogja. Malam ini cuaca sedikit ramah, tekanan angin berada di sekitar 10meter / detik yang membuat seorang lelaki menggunakan jaket hitam bergambar Rhoma Irama. Biru, ya lelaki itu bernama Biru, walaupun lebih suka memakai warna Hitam dalam segala aktifitasnya. Entah kenapa malam ini dirasa sangat cocok untuk Biru menulis ceritanya dalam rangakaian kalimat yang akan dia gunakan sebagai mas kawin pernikahannya nanti.

1.

Aku adalah Biru adalah lelaki Betawi campur Jawa, nama asilnya Hijau Kuning Kelabu Merah Muda dan Biru. Ya, aku adalah anak dari pasangan Dion (Supardiono) dan Mery (Maryati). Aku terlahir 24 tahun lalu diacara ulang tahun saudara sepupuku yang bernama Agung,

"Waktu itu ibu Merry yang sedang hamil tua terpaksa dateng ke acara ulang tahun Agung (anak dari kakaknya Ibu). Ibu pernah bercerita kalau dirinya diminta datang menggantikan badut sulap diacara ulang tahun Agung. Biru lahir ketika semua anak menyanyikan lagu Balonku ada lima, dan diantara lirik "meletus balon Hijau Dor" Aku terlahir, sampai sekarang akupun heran kenapa tidak Hijau nama yang diberikan ibu, sudahlah ternyata Bu Merry menggunakan celana dalam warna Biru waktu itu.

Aku adalah penyuka musik Blues, Rock n Roll dan Iwan Fals, beberapa kali aku juga mengagumi Seriosa disebelah kamarku (suara ngorok Ilham), dan musik Rap ketika ibu kos nagih uang kosan sambil bercerita tentang keluarganya yang dalam seminggu bisa diulang sampai 10 kali. Aku juga suka Jazz, terlebih ketika suara cantik Monita dan Raissa berada dalam sela-sela seriousa Ilham.

2.
Ilham semakin menambah kecepatan ngoroknya, entah kenapa suara Monita malam itu terkesan kurang lembut. Oh iya aku lupa, Ilham adalah kawanku, Ilham adalah teman satu kantorku yang dulu, Ilham adalah manusia pemilik berat badan 98 kg, Ilham adalah pemilik senyum manis, dan Ilham adalah penghuni Gembira Loka yang baru (kandang Pinguin Afrika). Ilham adalah pemilik gelar adu panco di salah satu TV Swasta, Ilham adalah seorang pembalap motor, dan Ilham adalah teman satu kosku.

Ilham pindah ke sebelah kamarku karena kosan yang lama tidak diperpanjang disebabkan pemilik kos suka melihat Ilham ngomong sendiri dikamar, suka nyampurin oli mesin di rendaman baju teman kosannya, dan suka mindahin celana dalam teman kosannya ke atas genteng, Ilham berkilah itu semua agar menolak bencana. Ilham punya kekasih dan aku ngga, dan cuma ilham yang mengerti diriku saat ini (untuk Ilham, jangan sering-sering laundry celana dalam di sebelah kosan, kadang-kadang suka diketawain sama yang nyuci, katanya celana dalamnya lucu ada bercak-bercak bau pandan.

Playlist memutar suara lembut Norah Jones, penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, dia lah yang membuat aku suka dengan Monita penyanyi Jazz negeri sendiri. Oksigen sengaja ku tambah dengan beberapa batang Rokok, tenggorokan kubasahi dengan Kopi dan kuping ku tutup dari suara Ilham. Entah kenapa malam ini aku mendadak melankolis dan ingin menceritakan seorang wanita bernama "Retta". 

3.
Jogja akhir tahun 2012, suasana hujan gerimis, alunan musik dari panggung dihalaman salah satu kampus terkenal di Jogja. Tiba-tiba sepasang tangan menepuk pundakku dari belakang dan berbisik

 "dab, arah jam tiga, manis".

Sontak leherku langsung mengarah ke tempat yang di maksud Wahyu, salah satu teman sesama penggiat alam bebas. Benar saja, dengan kaos bola yang menjadi idolaku, wanita tersebut memegang payung di tangan kiri nya dan membawa beberapa buah jus Jambu di tangan kanan nya. "Aon", waktu itu aku dan Wahyu sepakat bahwa wanita yang baru saja kita liat bernama "AON". 

Jidat yang agak melebihi batas normal, kacamata list hitam dengan bentuk agak sedikit kotak dan kawat gigi tipis yang memagari giginya menjadi bagian yang pertama kali aku kenali dan ingat. Waktu itu aku belum cukup berani untuk kenalan, ini disebabkan karena masih ada wanita yang menungguku kembali dengan selamat sampai di Jakarta. Ya waktu itu Mita masih menjadi pacarku yang sangat baik, ceria dan sedikit manja. Dan ketertarikanku terhadap "AON" hanya sebatas mengagumi kecantikannya.

Akupun kembali ke Jakarta dan menjalani hidup dengan biasa, bersama kawan-kawan organisasi pecinta alam, bersama mahasiswa akhir yang sedang skripsi, bersama adik kelas dikampus ketika mengulang kelas Bahasa Inggris. 

4.
Aku adalah mahasiswa tingkat akhir di salah satu Universitas yang katanya terkenal di Indonesia. Padahal menurutku biasa aja, toh tetanggaku yang semenjak SD jarang naik kelas bisa masuk kedalam Universitas yang sama beda tingkatan. Kuliah udah dirasa ngga asik, bolak balik ruang dosen pembimbing, bolak balik kertas revisian, bolak balik liatin foto mantan, dan bolak-balik cari referensi penambah revisi adalah kerjaan sehari-hari di semester akhir ini. Sidang semester ganjil akan segera diumumkan, jangan cari nama Biru, sebab Biru baru masuk bab 2 dan itupun baru tulisan Bab 2. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar